![]() |
| Tembok Besar Cina |
"Itu salah satu golden scene, biayanya mahal tapi hasilnya membanggakan," kata produser Ody Mulya dari Maxima Pictures di Jakarta, Sabtu (13/12).
Ody mengatakan para pengunjung lain tidak dapat berlalu lalang di Tembok Besar Cina selama proses syuting film berlangsung agar hasilnya maksimal. Ia mengatakan proses pengambilan gambar sempat terkendala polusi udara di Beijing yang mengakibatkan kabut tebal.
Makanan juga sempat menjadi kendala karena awalnya hidangan yang tersedia tidak sesuai dengan selera para kru. "Akhirnya kami mempekerjakan tukang masak yang biasa memasak untuk Kedutaan Besar Republik Indonesia agar cocok dengan lidah," ungkap Ody.
"Assalamualaikum Beijing" yang diangkat dari novel berjudul sama mengisahkan Asmara (Revalina S Temat), seorang jurnalis yang pergi ke Beijing untuk bekerja sekaligus demi memulihkan sakit hatinya setelah dikhianati calon suaminya, Dewa (Ibnu Jamil) yang berselingkuh dengan Anita (Cynthia Ramlan).
Di Beijing, Asmara bertemu dengan Zhongwen (Morgan Oey), pria yang mengenalkan legenda cinta Ashima, putri cantik dari Yunan. Asmara dan Zhongwen semakin dekat, namun Asmara tiba-tiba divonis menderita sindrom APS yang mengganggu sistem pembekuan darah.
Film yang pengambilan gambarnya bertempat di Temple of Heaven, Lapangan Tiananmen, Hohai, pusat belanja Wang Fujing, dan Provinsi Yunnan akan tayang pada akhir Desember 2014. (rol/kabarpapua.net)
