Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua hingga Februari
2016 mencapai Rp98,94 miliar atau 9,01 persen dari target tahunan.
"Hingga Februari realisasi kita sudah mencapai Rp98,94 miliar dari target tahunan Rp1.097,66 miliar," ujar Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Papua Ridwan Rumasukun di Jayapura, Rabu.
Ia menambahkan khusus selama Februari 2016, realisasi PAD Papua mencapai Rp46,65 miliar yang terdiri dari pajak daerah Rp37,20 miliar, retribusi Rp4,85 miliar dan lain-lain PAD yang sah Rp4,60 miliar.
Ridwan mengungkapkan pajak daerah menjadi penyumbang PAD terbesar dibanding lainnya. Realisasinya hingga periode tersebut mencapai 10,33 persen dari target.
"Realisasi penerimaan pajak daerah sampai Februari 2016 telah mencapai Rp81,58 miliar, sedangkan targetnya adalah Rp789,79 miliar," kata dia.
Sementara kontribusi retribusi kepada PAD baru Rp8,29 miliar atau 8,19 persen dari target yang sebesar Rp101,16 miliar.
"Sedangkan dari lain-lain PAD yang sah, realisasinya juga masih kecil yaitu Rp9,08 miliar atau 5,14 persen dari target tahunan sebesar Rp176,47 miliar," ucap Ridwan.
Sementara dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, hingga Februari 2016 belum berkontribusi terhadap PAD, namun target tahunannya adalah Rp30,25 miliar. (Antara)
"Hingga Februari realisasi kita sudah mencapai Rp98,94 miliar dari target tahunan Rp1.097,66 miliar," ujar Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Papua Ridwan Rumasukun di Jayapura, Rabu.
Ia menambahkan khusus selama Februari 2016, realisasi PAD Papua mencapai Rp46,65 miliar yang terdiri dari pajak daerah Rp37,20 miliar, retribusi Rp4,85 miliar dan lain-lain PAD yang sah Rp4,60 miliar.
Ridwan mengungkapkan pajak daerah menjadi penyumbang PAD terbesar dibanding lainnya. Realisasinya hingga periode tersebut mencapai 10,33 persen dari target.
"Realisasi penerimaan pajak daerah sampai Februari 2016 telah mencapai Rp81,58 miliar, sedangkan targetnya adalah Rp789,79 miliar," kata dia.
Sementara kontribusi retribusi kepada PAD baru Rp8,29 miliar atau 8,19 persen dari target yang sebesar Rp101,16 miliar.
"Sedangkan dari lain-lain PAD yang sah, realisasinya juga masih kecil yaitu Rp9,08 miliar atau 5,14 persen dari target tahunan sebesar Rp176,47 miliar," ucap Ridwan.
Sementara dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, hingga Februari 2016 belum berkontribusi terhadap PAD, namun target tahunannya adalah Rp30,25 miliar. (Antara)

0 Response to "Hingga Februari 2016, Realisasi PAD Papua Capai Rp98,94 Miliar"
Post a Comment