Panus Kabak (43) Kepala Kampung Laruktek Distrik Progoli dilaporkan tewas saat terjadi bentrok dua kelompok warga di Dekai, ibukota Kabupaten Yahukimo, Papua, Senin (18/4/2016) sekitar pukul 08.15 WIT. Korban mengalami luka bacok pada bagian kepala dan leher.
Selain menewaskan seorang warga, bentrok yang diduga dipicu oleh kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan seorang pelajar bernama Yonas Bayage (17) pada Minggu (17/4/2016) malam, juga mengakibatkan sekitar 7 warga mengalami luka-luka.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw membenarkan adanya bentrok antar warga di Dekai, Kabupaten Yahukimo ini.
Menurut Kapolda, bentrokkan dipicu oleh kasus lakalantas yang menewaskan seorang pelajar.
"Jadi pihak keluarga tidak terima lalu melakukan penyerangan secara membabi buta di pertigaan Pemukiman Jalur I Dekai. Dalam penyerangan itu, seorang kepala kampung bernama Panus Kabak tewas dan 7 lainnya luka-luka," ungkap Kapolda.
Sementara itu, Kapolres Yahukimo AKBP Ade Jaja secara terpisah mengakui situasi sudah kondusif setelah ada pertemuan dengan tokoh masyarakat yang juga dihadiri Bupati Habock Usup.
Insiden itu berawal dari kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi Minggu (17/4) sekitar pukul 17.40 WIT, saat Endi Kandeng anak kepala suku dari Distrik Obio menabrak pengendara sepeda motor dari belakang hingga masuk ke dalam selokan dan mengalami luka luka.
Akibatnya motor pelaku ditahan masyarakat agar pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya hingga pelaku melakukan penyerangan ke komplek suku Yali.
"Saat keributan terjadi Yonas Bayage yang datang menonton perkelahian dipukul dengan mengunakan balok hingga terluka parah dan meninggal di RSUD Dekai," kata AKBP Ade Jaja.
Menurutnya, Senin pagi sekitar pukul 08.15 WIT pertikaian antara dua kelompok kembali terjadi dengan saling melepas anak panah.
Korban luka yaitu Sakeus Sama (25) luka lengan kiri terkena panah, Ismail Lintamon (38) luka telapak kaki kiri, Samuel Sama (36) luka bagian belakang kepala karena lemparan batu, Matius Unggi (28) luka kaki kiri terkena panah, Jon Mohi (29) luka telapak kaki kiri terkena pecahan botol, Beni Bangin (34) luka telapak kaki kanan terkena panah, dan Alius Nelambo (23) luka telapak kaki kiri terkena panah. (Cepos/Antara)
Selain menewaskan seorang warga, bentrok yang diduga dipicu oleh kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan seorang pelajar bernama Yonas Bayage (17) pada Minggu (17/4/2016) malam, juga mengakibatkan sekitar 7 warga mengalami luka-luka.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw membenarkan adanya bentrok antar warga di Dekai, Kabupaten Yahukimo ini.
Menurut Kapolda, bentrokkan dipicu oleh kasus lakalantas yang menewaskan seorang pelajar.
"Jadi pihak keluarga tidak terima lalu melakukan penyerangan secara membabi buta di pertigaan Pemukiman Jalur I Dekai. Dalam penyerangan itu, seorang kepala kampung bernama Panus Kabak tewas dan 7 lainnya luka-luka," ungkap Kapolda.
Sementara itu, Kapolres Yahukimo AKBP Ade Jaja secara terpisah mengakui situasi sudah kondusif setelah ada pertemuan dengan tokoh masyarakat yang juga dihadiri Bupati Habock Usup.
Insiden itu berawal dari kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi Minggu (17/4) sekitar pukul 17.40 WIT, saat Endi Kandeng anak kepala suku dari Distrik Obio menabrak pengendara sepeda motor dari belakang hingga masuk ke dalam selokan dan mengalami luka luka.
Akibatnya motor pelaku ditahan masyarakat agar pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya hingga pelaku melakukan penyerangan ke komplek suku Yali.
"Saat keributan terjadi Yonas Bayage yang datang menonton perkelahian dipukul dengan mengunakan balok hingga terluka parah dan meninggal di RSUD Dekai," kata AKBP Ade Jaja.
Menurutnya, Senin pagi sekitar pukul 08.15 WIT pertikaian antara dua kelompok kembali terjadi dengan saling melepas anak panah.
Korban luka yaitu Sakeus Sama (25) luka lengan kiri terkena panah, Ismail Lintamon (38) luka telapak kaki kiri, Samuel Sama (36) luka bagian belakang kepala karena lemparan batu, Matius Unggi (28) luka kaki kiri terkena panah, Jon Mohi (29) luka telapak kaki kiri terkena pecahan botol, Beni Bangin (34) luka telapak kaki kanan terkena panah, dan Alius Nelambo (23) luka telapak kaki kiri terkena panah. (Cepos/Antara)

0 Response to "Bentrok Warga di Dekai Papua, Seorang Kepala Kampung Tewas"
Post a Comment