| Posisi Hilang Kontak dan Ditemukannya QZ8501 (Bloomberg) |
Pencarian tak kenal lelah oleh tim yang
dikomando oleh Basarnas yang menguras tenaga dan keringat yang juga
disertai doa membuahkan hasil. Satu persatu korban pesawat Airbus
A320-200 ditemukan, dievakuasi dan dimakamkan. Sampai saat ini hari
ke-15 tercatat 48 korban musibah QZ8501 yang ditemukan, 32 jenazah
diantaranya sudah teridentifikasi. Masih ada 114 jenazah lagi harus
dicari dan ditemukan.
Serpihan demi serpihan pesawat
beregistrasi PK-AXC milik Air Asia Indonesia itu mulai ditemukan.
Pesawat yang hilang kontak pukul 06.12 wib Minggu, 28 Desember setelah
hampir satu jam take off dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya ini
dijadwalkan landing di Bandara Internasional Changi Singapura pukul
08.20 waktu setempat. Malang tidak dapat ditolak, pesawat ini hilang
kontak dengan ATC Bandara Internasional Soeta Banten setelah pilot
hendak meminta bergeser ke kiri dan menaikkan ketinggian pesawat dari
32.000 kaki ke 38.000 kaki. Setelah diizinkan oleh ATC pesawat itu
bergeser ke kiri dan dalam posisi standby. Selama dua menit ATC
perlu waktu untuk mengizinkan QZ 8501 naik ke flight level 38.000 kaki,
namun begitu ATC memanggil sudah tak ada respon lagi dari pesawat itu.
Tak ada jawaban. Sepi. Pesawat itu hilang kontak. Ditengarai jatuh di
sebelah tenggara Pulau Belitung. Di selat Karimata. Lebih lengkap
terkait lokasi hilang pesawat silakan baca “Lokasi dan Penyebab Hilangnya Air Asia QZ 8501″.
| Ekor Pesawat Air Asia QZ 8501 Ditemukan dan Diangkut Oleh Kapal Crest Onyx (abcnews) |
PUJIAN DI TENGAH DI TENGAH DUKA
Kemudian pesawatpun
dideklarasikan hilang, tim dari Basarnas, bentukan Air Asia, KNKT,
TNI-AU, TNI-AL dan Pemda sekitar pun bergotong royong dengan cepat di
bawah koordinasi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Demikian juga dari negara
tetangga, Singapura, Malaysia, Australia, Korea Selatan bahkan China,
Rusia dan AS pun tak ketinggalan turut membantu mencari keberadaan
pesawat nahas itu. Disertai doa dan harapan yang tak henti-hentinya dari
keluarga korban, masyarakat dan juga netizen, tiga hari
kemudian ditemukan serpihan yang disusul dengan temuan korban pesawat
nahas itu. Penemuan tercepat pada kecelakaan pesawat yang pernah ada.
Pujian dunia pun menggema di tengah drama duka keluarga korban.
| Ekor Pesawat Air Asia QZ 8501 Ditemukan dan Diangkut Oleh Kapal Crest Onyx (dnaindia) |
PENCARIAN BLACK BOX
Kompas online melaporkan dalam
jumpa pers di Gedung BPPT, Jakarta, Minggu siang Indroyono Soesilo
memastikan bahwa ping yang terdeteksi dari Kapal Baruna Jaya I milik
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi berasal dari Emergency Locater
Transmitter AirAsia QZ8501. Sebelumnya, bos AirAsia Tony Fernandes
mengatakan bahwa kotak hitam mungkin saja telah ditemukan.
| Tim Pencari dan Penyelam Basarnas yang Luar Biasa |
“Kami dituntun untuk percaya bahwa black box
mungkin telah ditemukan. Namun, hal ini masih belum terkonfirmasi.
Tapi, info ini kuat. Tapi, staf saya memperkirakan itu badan pesawat,”
ujar Tony melalui akun Twitter-nya, @tonyfernandes Minggu, 11 Januari 2015.
Sebelumnya, sebanyak tiga kapal berhasil
menangkap sinyal kotak hitam tidak jauh dari lokasi penemuan ekor
pesawat AirAsia yaitu kapal Baruna Jaya, Java Interior, dan Geo Survey.
Sinyal tersebut terdeteksi lebih kurang 1 km dari arah timur lokasi
penemuan ekor pesawat berdasarkan keterangan Direktur Operasional
Basarnas Marsma SB Supriyadi.
Waktu berjalan sampai hari ini hari
Senin, 12 Januari 2015 hari keenambelas tak lagi serpihan yang
diketemukan, puing ekor pesawat pun telah diangkat dan diangkut ke
permukaan oleh kapal Crest Onyx menuju ke Pelabuhan Kumai. Diangkatnya
ekor pesawat disertai dengan harapan tinggi benda yang amat penting yang
bisa membuka misteri penyebab kecelakaan turut pula ditemukan: BLACK BOX.
“Tim penyelam TNI AL yang berada di KN.
Jadayat telah berhasil menemukan peralatan yang sangat penting yaitu
Black Box Air Asia QZ8501 pada posisi 03.37.21 S atau 109.42.42 E dengan
kedalaman sekitar 30-32 meter,” kata Ignasius Jonan dalam
keterangannya, Minggu (11/1/2015) tulis www.detik.com.
Lebih lanjut Jonan menuturkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, black box
berada pada himpitan serpihan badan pesawat AirAsia, keadaan ini sangat
menyulitkan tim penyelam dalam proses upaya pengambilannya siang tadi.
“Dikarenakan keterbatasan waktu maka
diputuskan bahwa proses pengambilan black box akan dilaksanakan esok
pagi hari dengan mengeser berlahan-lahan serpihan badan pesawat
tersebut. Namun apabila rencana pengeseran ini mengalami kegagalan maka
tim akan melaksanakan dengan cara mengangkat serpihan badan pesawat
tersebut dengan menggunakan teknik balon seperti yang dilakukan pada
ekor pesawat,” paparnya.
“Untuk memudahkan pekerjaan selanjutnya, maka tim penyelam TNI AL telah memasang marker buoy (pelampung penanda) kecil yang sebelumnya telah disiapkan di KN. Jadayat,” imbuh mantan Dirut PT KAI itu.
| Black Box Air Asia QZ8501 Ditemukan dan Diangkat (rancahpost) |
Hari ini proses pencarian terkait jatuhnya QZ8501 mendapatkan hasil yang memuaskan dengan ditemukannya black box. Panglima TNI Jenderal Moeldoko yakin capaian selanjutnya yakni penemuan main body
pesawat tersebut, bisa segera terlaksana. Sedangkan kotak hitam yang
telah diangkat dari kedalaman laut adalah bagian FDR. Sedangkan CVR
posisinya telah diketahui, tinggal mengangkat saja. Dari kedua peranti
ini akan diketahui penyebab pasti pesawat itu celaka pada 28 Desember
2014 silam.
MEMBEDAH BLACK BOX
Jika terdengar ada kecelakaan pesawat, hal yang akan sering terdengar salah satunya adalah black box. Black box
dalam bahasa Indonesia berarti kotak hitam. Kotak hitam itu bukan
berarti kotak yang berwarna hitam. Frase itu hanya istilah yang menunjuk
pada FDR (Flight Data Recorder, rekaman data penerbangan) dan CVR (Cockpit Voice Recorder,
rekaman suara kokpit). Warna sebenarnya kotak itu berwarna oranye
terang untuk membantu pelacak segera menemukannya (lihat gambar), bahkan
bentuknya pun tidak sepenuhnya kotak (lihat gambar). Sampai saat ini
alat yang terbuat dari bahan titanium itu sama yaitu masih sangat
penting dalam membantu mengumpulkan penyebab kecelakaan pesawat.
| Contoh Gambar Rekaman Data FDR dari American Airlines 587 yang Jatuh Pada 2001 (aerospaceweb). |
Keduanya baik FDR dan CVR mengumpulkan
dan menyimpan data dari berbagai sensor pesawat dalam unit memori yang
dirancang untuk bertahan hidup kecelakaan. FDR mencatat parameter
penerbangan yang telah ditentukan, baik wajib maupun non wajib secara
terus-menerus selama 25 jam. CVR menangkap semua suara di kokpit seperti
percakapan, suara mesin, kebisingan roda pendaratan, suara peringatan
dan transmisi radio secara terus menerus selama 30 menit. Black box ini
merekam 88 parameter wajib yang dikelompokkan dalam 11 grup yaitu waktu
dalam GMT atau, altitude pesawat, kecepatan pesawat, akselarasi
vertikal, magnetic heading, pitch attitude, roll attitude, flap position, tenaga tiap mesin, waktu tiap transmisi radio dan control column position atau control surface position
Black Box Flight Recorder
|
Untuk membantu menemukan setelah
kecelakaan pesawat yang terjadi di laut, keduanya baik FDR maupun CVR
masing-masing memiliki perangkat perekam yang terpasang yang disebut
sebagai Underwater Locator Beacon (ULB). Perangkat ini segera aktif
segera setelah perekam dalam kontak bersentuhan dan tercelup air dan
dapat terdeteksi sampai kedalaman sedalam 14.000 kaki. Semua perekam
melalui tes yang tak terhitung jumlahnya. Sebagai contoh, salah satu
Black Box perekam, L-3 FA 2100 menjalani tes dalam kobaran api sampai
1.110 °C selama satu jam dan dalam panas 260°C selama 10 jam. Alat itu
juga dapat bekerja pada temperatur minus 55°C hingga plus 70°C dan dapat
merekam minimal 25 jam data penerbangan.
| Ilustrasi Black Box milik pesawat Air France Kode Penerbangan 447 |
National Geographic menulis
bahwa black box pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan muda
Australia bernama Dr. David Warren. Saat itu Warren bekerja di
Laboratorium Penelitian Aeronautical di Melbourne pada pertengahan
1950-an, dia terlibat dalam investigasi kecelakaan seputar kecelakaan
misterius pesawat bertenaga jet pertama di dunia komersial, Comet. Ia menyadari bahwa black box
akan berguna bagi penyidik jika ada rekaman apa yang terjadi di pesawat
sebelum kecelakaan itu, ia harus bekerja pada perekam data dasar
penerbangan. Unit untuk demonstrasi pertama kali diproduksi pada 1957,
tapi tidak sampai 1960, setelah kecelakaan pesawat yang tak diketahui di
Queensland, Australia menjadi negara yang pertama di dunia yang membuat
black box wajib bagi semua pesawat komersial.
| Dr David Warren Penemu Black Box dari Australia dan Black Box Ciptaannya |
FDR dan CVR adalah alat yang sangat
berharga bagi penyidik kecelakaan penerbangan di seluruh dunia dan akan
terus memainkan peran penting dan utama dalam mencari tahu penyebab
kecelakaan penerbangan, sepenting penawaran produsen pesawat dan
ide-ide yang dapat dipertimbangkan oleh pemerintah untuk membantu
membuat perjalanan udara menjadi seaman mungkin.
Ke depan seiring dengan teknologi terus
berkembang ada kemungkinan bahwa black box, atau perekam data
penerbanganakan menjadi lebih canggih dan lebih dapat diandalkan,
memberikan pemahaman lebih kepada penyidik kecelakaan penerbangan yang
sudah bersusah payah mencoba untuk mengumpulkan apa yang menyebabkan
kecelakaan pesawat terjadi.
Ditulis oleh: Mas Wahyu
Sumber tulisan
1. Ditemukan, Lokasi Kotak Hitam AirAsia QZ8501. Hindra Liauw. 11 Januari 2015. www.kompas.com. Web. 12 Januari 2015.
2. How Black Boxes Work. Kevin Bonsor and Nathan Chandler. HowStuffWorks. Web. 12 Januari 2015.
3. What Is A Black Box? www.natgeotv.com. Web. 12 Januari 2015.
4. Black Box. Aviation Knowledge. Web. 12 Januari 2015.
5. Menhub Jonan: Black Box Ditemukan 30-32 Meter di Bawah Laut. M. Iqbal. 11 Januari 2015. www.detik.com. Web. 12 Januari 2015.
6. 81 Penyelam Stand By, Panglima Yakin Korban di Main Body Segera Ditemukan. Elza Astari Retaduari. 12 Januari 2015. www.detik.com. Web. 12 Januari 2015.
1. Ditemukan, Lokasi Kotak Hitam AirAsia QZ8501. Hindra Liauw. 11 Januari 2015. www.kompas.com. Web. 12 Januari 2015.
2. How Black Boxes Work. Kevin Bonsor and Nathan Chandler. HowStuffWorks. Web. 12 Januari 2015.
3. What Is A Black Box? www.natgeotv.com. Web. 12 Januari 2015.
4. Black Box. Aviation Knowledge. Web. 12 Januari 2015.
5. Menhub Jonan: Black Box Ditemukan 30-32 Meter di Bawah Laut. M. Iqbal. 11 Januari 2015. www.detik.com. Web. 12 Januari 2015.
6. 81 Penyelam Stand By, Panglima Yakin Korban di Main Body Segera Ditemukan. Elza Astari Retaduari. 12 Januari 2015. www.detik.com. Web. 12 Januari 2015.
0 Response to "Membedah Isi Black Box dan Kisah Ditemukannya Black Box QZ8501"
Post a Comment