Persentase pemeluk agama Islam di muka
bumi ini terus mengalami peningkatan. Jika di era sebelumnya Islam menjadi
agama terbesar kedua di dunia, setelah Kristen (gabungan Kristen Katholik, Kristen
Protestan, dan Anglikan), mulai tahun tahun ini angka itu pun berbalik. Mulai tahun 2014 ini, Islam adalah agama
terbesar di dunia.
Sebelumnya, pada tahun 2013, jumlah
pemeluk Islam hanya terpaut sedikit jika dibandingkan dengan pemeluk Kristen
(gabungan Kristen Katholik, Kristen Protestan, dan Anglikan). Situs 30days.net
mengungkapkan bahwa dari 7.021.836.029 jiwa penduduk dunia pada tahun 2013, gabungan
Kristen Katholik, Kristen Protestan, dan Anglikan masih menempati urutan pertama dengan persentase 24,17% dan
Islam di posisi kedua dengan 22,43%. Selama ini Kristen Katholik, Kristen
Protestan, dan Anglikan (termasuk Kristen Syria yang jumlahnya kecil) dianggap
sebagai agama identik. Jika dirinci untuk setiap agama persentasenya adalah:
Islam 22.43%, Kristen Katholik 16.83%, Kristen Protestan 6.08%, Orthodok
4.03%, Anglikan 1.26%, Hindu 13.78%, Buddha 7.13%, Sikh 0.36%, Jewish (Yahudi) 0.21%,
Baha’i 0.11%, Lainnya 11.17%, Non Agama 9.42%, dan Atheists 2.04%.
Penduduk dunia (2011) tumbuh 137% dalam
satu dekade terakhir, di mana Kristen tumbuh sebanyak hanya 46%, sebaliknya,
Islam tumbuh sebanyak 5 kali lipatnya: 235% (The Almanac Book of Facts,
2011).
Dikatakan, bila trend pertumbuhan ini
terus berlangsung, diperkirakan pada tahun 2030, 1 dari 3 penduduk dunia adalah
orang Islam. (muslimpopulation.com)
Dilihat per benua, menurut data UN
(2012), sejak tahun 1989 sampai tahun 2012, perkembangan jumlah pemeluk agama
Islam yang paling cepat terjadi di Australia dan Oceania/Pacific 257.01%;
kemudian berturut-turut diikuti oleh Eropa 142.35%; Amerika 25%; Asia 12.57%;
Afrika 2.15%; dan Amerika Latin 4.73% (30-days.net).
Menurut The Almanac Book of Facts (2011),
dalam sepuluh tahun terakhir, penduduk dunia bertambah sebanyak 137%. Di mana
pemeluk agama Kristen bertambah sebanyak 46%. Sedangkan pemeluk agama Islam
bertambah sebanyak 235% (geocities.com).
Sehingga disimpulkan bahwa Islam adalah
agama dengan pertumbuhan pemeluk yang tertinggi di dunia, setiap tahunnya.
Antara 1990 sampai 2000, diperkiraan sekitar 12.5 juta orang dari berbagai
agama, pindah ke agama Islam. (Guinness Book of World Records,2011).
Perkembangan Islam yang sangat cepat ini
disebabkan oleh dua faktor penting. Pertama, oleh tingkat kelahiran
(fertility rate) yang tinggi di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.
Kedua, oleh jumlah orang-orang yang pindah (conversion) dari agama lain
ke agama Islam yang juga tinggi, terutama di Amerika, Eropa dan Australia dalam
20 tahun terakhir (The Almanac Book of Facts, 2011).
Menurut hasil poll (2012) di Amerika,
diketahui sekitar 200.000 orang setiap tahunnya pindah dari agama Kristen ke
agama Islam. (usislam.org)
Sebuah studi oleh Faith Matters (2011)
di Inggris, diketahui bahwa dalam 10 tahun terakhir, diperkirakan jumlah orang
Inggris yang pindah dari agama lain (Kristen) menjadi pemeluk agama Islam
adalah sebanyak 5.000 orang setiap tahun(insideislam.wisc.edu).
Terkait dengan perkembangan Islam yang
cepat ini, menurut CNN, pemeluk Kristen semakin tidak meyakini kebenaran ajaran
agama mereka. Sebaliknya pemeluk Islam, keyakinan terhadap kebenaran agama
mereka semakin meningkat.
Di Indonesia tidak diketahui dengan
pasti jumlah semua muallaf. Namun pemeluk agama lain yang pindah ke agama Islam
merupakan fenomena sosial yang nyata dan trennya terus meningkat. Diperkirakan
setiap tahun muallaf bertambah 10 sampai 15% (Syafii Antohio).
Sebagai contoh, dari sekian banyak
muallaf di Indonesia, 7 orang terkenal yang sudah pindah ke agama Islam adalah:
Sandrina Malakiano, Marini, Chicha Koeswoyo, Syafii Antonio, Bob Hasan, W. S.
Rendra, dan El Manik.
Di dunia, 7 orang di antara jutaan
muallaf yang namanya relatif dikenal adalah: Yusuf Islam (Penyanyi Inggris), Muhammad
Ali (petinju Amerika), Yusuf Estes (Penghotbah Kristen, Amerika), Murad Hofmann
(Diplomat, Jerman), Muhammad Assad (Wartawan Internasional, Austria), Selma A.
Cook (Penulis, Australia), dan Jeffery lang (Profesor matimatika, Amerika).
Di Jerman, pernah terjadi sebanyak 1.250
orang non-Muslim yang menghadiri dakwah muallaf Amerika, Yusuf Estes, mengambil
keputusan untuk menjadi Muslim dan bersyahadat langsung di hadapan beliau.
Tingginya jumlah orang yang menjadi
muallaf, memfasilitasi berkembangnya Islam menjadi lebih pesat lagi. (eramuslim/kabarpapuanet)
0 Response to "Mulai Tahun 2014, Umat Islam adalah Terbesar di Dunia"
Post a Comment